Tuntas Administrasi, 473 Calon Haji Purwakarta Siap Menuju Tanah Suci
JERnews – Sebanyak 473 calon jemaah haji asal Kabupaten Purwakarta siap menunaikan rukun Islam kelima pada musim haji 2026, setelah seluruh tahapan administrasi dan persiapan dinyatakan rampung.
Jumlah tersebut merupakan angka final setelah seluruh proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) dan sinkronisasi mutasi jemaah dinyatakan selesai.
Para calon jemaah asal Kabupaten Purwakarta ini dijadwalkan terbang melalui Bandara Kertajati, Majalengka. Mereka akan terbagi dalam dua kelompok terbang, yakni Kloter 12 KJT dan Kloter 40 KJT.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Purwakarta, H. Syamsi Mufti, menjelaskan bahwa rombongan yang berangkat tahun ini merupakan para pendaftar dari tahun 2014.
Berdasarkan data, para jemaah yang akan diberangkatkan tahun ini terdiri dari 227 jemaah laki-laki dan 246 jemaah perempuan.
Mengenai pembagian jadwal, Syamsi merinci bahwa Kloter 12 KJT merupakan rombongan utuh asal Purwakarta yang dijadwalkan berangkat lebih awal pada akhir April mendatang.
“Untuk Kloter 12 KJT akan berangkat tanggal 29 April 2026 yang diikuti sebanyak 445 jemaah,” jelasnya.
Sementara itu, sisanya sebanyak 39 jemaah akan bergabung dalam Kloter 40 KJT bersama jemaah asal Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Cirebon. Rombongan gabungan ini direncanakan bertolak pada 19 Mei 2026.
Terkait urusan administrasi, Syamsi menjamin seluruh persiapan haji Purwakarta sudah mencapai 100 persen, mulai dari paspor hingga visa perjalanan jemaah.
“Alhamdulillah semua dokumen termasuk visa jemaah sudah beres, koper juga sudah diterima oleh jemaah, tinggal pemberangkatan saja,” ungkapnya.
Di sisi lain, faktor kesehatan jemaah turut menjadi perhatian serius. Seluruh calon haji telah menjalani pemeriksaan medis menyeluruh serta menerima vaksinasi wajib seperti meningitis dan polio.
“Untuk kesehatan para calon haji, semuanya dinyatakan sehat,” tegas Syamsi.
Ia pun mengimbau para jemaah untuk menjaga stamina menjelang keberangkatan, mengingat padatnya rangkaian ibadah serta perbedaan cuaca di Tanah Suci.
“Kami mengingatkan pentingnya menjaga pola makan, istirahat cukup, serta kesabaran dan keikhlasan selama menjalankan ibadah,” tambahnya.
Menutup keterangannya, Syamsi menyebutkan profil jemaah tahun ini cukup beragam. Siti Khoerotul Laila (18) dari Kecamatan Bojong tercatat sebagai jemaah termuda, sementara Ibu UHE (90) dari Kecamatan Cibatu menjadi jemaah tertua.
Sebelumnya, jumlah calon jemaah haji Purwakarta tahun 2026 sempat mengalami penyesuaian seiring kebijakan baru yang mengacu pada proporsi daftar tunggu jemaah.
(Boy)

