Politik

Jelang Muscab VII Hanura Purwakarta, Kang Beye Pastikan Tak Maju Lagi, 2 Legislator Digadang Siap Berebut Kursi Ketua

JERnews – Peta politik internal Partai Hanura Kabupaten Purwakarta memasuki babak baru. Ketua DPC Hanura Purwakarta, R. Priyatna Kusumah (Kang Beye), memastikan tidak akan kembali maju dalam pemilihan Ketua DPC pada Musyawarah Cabang (Muscab) VII. Keputusan tersebut membuka persaingan baru, dengan dua legislator Hanura, Asep Abdulloh (Asep Uwoh) dan Muhsin Junaedi, mulai santer disebut sebagai kandidat terkuat.

Kepastian itu mengemuka dalam rapat koordinasi persiapan Muscab VII yang digelar di Sekretariat DPC Partai Hanura Kabupaten Purwakarta, Jalan Basuki Rahmat, Sindangkasih, Jumat (10/7/2026). Rapat dihadiri jajaran pengurus DPC serta perwakilan 17 Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Purwakarta.

Dalam rapat tersebut, DPC menetapkan Muscab VII akan dilaksanakan pada 30 Juli 2026 di Purwakarta. Sementara itu, pendaftaran bakal calon Ketua DPC dibuka mulai 11 hingga 15 Juli 2026.

“Rapat koordinasi hari ini dihadiri pengurus DPC serta perwakilan dari 17 PAC se-Kabupaten Purwakarta. Pendaftaran bakal calon Ketua DPC akan dibuka mulai 11 Juli 2026, berlangsung selama lima hari ke depan,” ujar Kang Beye.

Selain menetapkan jadwal pelaksanaan, rapat juga membentuk kepanitiaan Muscab yang melibatkan unsur DPC dan PAC. Menurut Kang Beye, Muscab bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan momentum evaluasi organisasi sekaligus penyusunan strategi politik menghadapi tantangan ke depan.

“Selain proses pemilihan pimpinan baru, Muscab ini menjadi ruang bersama bagi kader untuk membedah berbagai tantangan elektoral, serta merumuskan strategi memperkuat basis dukungan hingga ke tingkat desa dan kelurahan,” katanya.

Kang Beye menegaskan, meski tidak lagi mencalonkan diri sebagai ketua, dirinya tetap akan mengabdikan tenaga dan pikirannya demi kemajuan Partai Hanura.

Ia berharap kepemimpinan baru nantinya mampu menjaga soliditas organisasi sekaligus membawa Hanura menjadi kekuatan politik yang kritis, konstruktif, dan semakin dekat dengan aspirasi masyarakat.

“Siapapun yang nanti terpilih, ia memikul amanah yang besar. Mari jadikan Muscab ini sebagai ajang mempererat persaudaraan, bukan justru memicu perpecahan. Soliditas kita sangat dibutuhkan untuk memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Purwakarta,” tegasnya.

Di sisi lain, dinamika menjelang Muscab semakin menarik setelah muncul dua nama yang disebut-sebut berpeluang maju sebagai calon Ketua DPC Hanura Purwakarta, yakni Asep Abdulloh (Asep Uwoh) dan Muhsin Junaedi. Keduanya merupakan anggota DPRD Kabupaten Purwakarta dari Partai Hanura.

Meski belum ada deklarasi resmi, kemunculan dua nama tersebut diperkirakan akan mewarnai kontestasi Muscab VII yang menjadi penentu arah kepemimpinan Partai Hanura Purwakarta untuk lima tahun mendatang.

(Boy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

RSS
Follow by Email
Telegram
WhatsApp
Tiktok
URL has been copied successfully!