Maulid Nabi di Cireok, Sekda Purwakarta Dorong Generasi Muda Berkarakter Panca Waluya
JERnews — Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus mendorong penguatan nilai keagamaan dan pendidikan karakter sebagai bagian penting dalam membentuk generasi penerus bangsa. Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Purwakarta, Ir. Sri Jaya Midan, MP, saat menghadiri acara Tadzim Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tingkat Kabupaten Purwakarta di Pondok Pesantren Riyadhul Muta’allimin, Cireok, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tersebut digelar keluarga besar Pondok Pesantren Riyadhul Muta’allimin Cireok. Acara berlangsung khidmat dengan rangkaian tabligh akbar, dzikir, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, shalawat serta istighosah dan doa bersama.
Melalui istighosah, para jamaah memanjatkan doa agar masyarakat diberikan kemudahan, keselamatan, serta dijauhkan dari berbagai musibah, bencana dan kesulitan.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Sekda Sri Jaya Midan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan Pondok Pesantren Riyadhul Muta’allimin Cireok beserta jajaran, para alim ulama dan para penceramah yang telah mendukung terselenggaranya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tingkat Kabupaten Purwakarta.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk kembali mengingat dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga dengan dilaksanakannya acara ini, kita semua dapat meneladani sifat, sikap, pikiran, ucapan dan tindakan Nabi Muhammad SAW serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Sri Jaya Midan juga menyampaikan tentang program Panca Waluya, yakni konsep pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Sunda yang dikembangkan untuk membentuk generasi unggul, berbudi pekerti luhur dan berakhlak.
Panca Waluya terdiri dari lima karakter utama, yakni Cageur yang berarti sehat, Bageur atau baik hati, Bener atau benar, Pinter yang berarti pintar atau cerdas, serta Singer yang bermakna sigap dan terampil.
Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, negara dan agama.
Acara tersebut turut dihadiri pimpinan Pondok Pesantren Riyadhul Muta’allimin Cireok beserta jajaran pengurus, Kepala Kemenag Purwakarta, para alim ulama, jajaran Muspika Kecamatan Campaka, para santri dan santriwati serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Peringatan Maulid Nabi di lingkungan pesantren tersebut pun menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, ulama, pesantren dan masyarakat dalam membangun generasi Purwakarta yang tidak hanya cerdas, tetapi juga sehat, baik hati, benar, sigap dan memiliki akhlak mulia.
(Boy)

