Ribuan Atlet dari 13 Negara Jadi Saksi, M Ridwan Asal Purwakarta Raih Juara Taekwondo Internasional
JERnews — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda asal Purwakarta. Muhammad Ridwan Abdul Aziz, siswa kelas 8B SMPN 1 Purwakarta, berhasil menunjukkan kemampuannya di tengah persaingan atlet taekwondo muda dari berbagai negara.
Di usianya yang baru 13 tahun, Ridwan sukses meraih Juara 1 Pugnator Internasional Open Taekwondo 2026 yang berlangsung di Banten, 2–4 Oktober 2026.
Dalam kejuaraan tersebut, Ridwan tampil membawa nama Beehive Taekwondo Academy. Ajang tingkat youth ini diikuti sekitar 3.000 peserta dari 13 negara.
Pugnator Internasional Open Taekwondo 2026 mempertandingkan sejumlah kategori, mulai dari Kyorugi atau pertarungan, Poomsae atau jurus, Speed Kicking yang menguji kecepatan tendangan, hingga VR Taekwondo yang memadukan olahraga dengan teknologi virtual reality.
Di tengah ketatnya persaingan, Ridwan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga berhasil keluar sebagai juara pertama.
Bagi keluarga, pencapaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan karena sebuah medali, tetapi juga menjadi bagian dari proses panjang Ridwan dalam membangun mental, disiplin, dan keberanian untuk berkompetisi di tingkat internasional.
Ayahanda Muhammad Ridwan Abdul Aziz, H. Eep Supriadi, M.H., bersyukur atas capaian yang diraih putranya. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang dijalani Ridwan secara konsisten dan dukungan dari berbagai pihak.
“Alhamdulillah, kami sebagai orang tua tentu sangat bersyukur dan bangga atas apa yang diraih Ridwan. Tetapi yang paling penting bagi kami bukan hanya soal juara, melainkan bagaimana dia belajar disiplin, berani menghadapi lawan dan mampu menjaga sikap dalam setiap pertandingan,” ujarnya.
Eep mengatakan, perjalanan Ridwan di dunia taekwondo masih panjang. Karena itu, dirinya berharap prestasi yang diraih saat ini tidak membuat putranya cepat berpuas diri, tetapi justru menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.
“Kami selalu mengingatkan Ridwan agar jangan cepat puas. Medali ini menjadi penyemangat untuk terus belajar dan berlatih. Masih banyak pertandingan dan tantangan yang harus dihadapi ke depan,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pelatih, Beehive Taekwondo Academy, pihak sekolah, serta seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan kepada Ridwan.
“Terima kasih kepada pelatih, sekolah dan semua pihak yang sudah mendukung Ridwan. Semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi anak-anak muda lainnya di Purwakarta untuk berani mengembangkan potensi dan mengejar prestasi,” tuturnya.
Prestasi Ridwan di ajang internasional tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa potensi atlet muda Purwakarta cukup terbuka untuk berkembang lebih jauh.
Dengan latihan, pembinaan dan dukungan yang berkelanjutan, para atlet muda diharapkan mampu terus mengukir prestasi hingga ke level yang lebih tinggi.
Bagi Ridwan sendiri, gelar juara di usia 13 tahun ini menjadi satu langkah penting dalam perjalanan panjangnya di dunia taekwondo.
(Rudi)

