Pospera Purwakarta Soroti Dugaan Kejanggalan Proyek Hotmix dari Baprov Desa
Purwakarta, JER – Sekretaris Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Purwakarta, Panuntun Catur Supangkat, mengungkapkan adanya dugaan kejanggalan dalam pelaksanaan proyek pengaspalan jalan (hotmix) yang bersumber dari Bantuan Provinsi (Baprov) untuk desa-desa di Kabupaten Purwakarta. Catur menyoroti harga pembelian bahan hotmix yang dinilai jauh di bawah standar pasar.
Harga Pembelian yang Dipertanyakan
Catur menyatakan bahwa harga pembelian hotmix yang kisaran Rp90 ribu hingga Rp110 ribu per unit tidak masuk akal dan memunculkan kecurigaan bahwa terdapat modus operandi yang merugikan masyarakat dalam proses pengadaan. “Kalau harga hotmix-nya kisaran Rp90 ribu-Rp110 ribu, ya jangan heran kalau kualitas jalan cepat rusak,” ujarnya.
Kualitas Jalan yang Dipertanyakan
Catur mempertanyakan bagaimana kualitas jalan dapat dijamin jika harga bahan baku yang digunakan berada jauh di bawah harga pasaran. Ia menekankan bahwa ini bukan hanya soal teknis semata, tapi juga soal tanggung jawab terhadap penggunaan anggaran dan pelayanan publik.
Dugaan Permainan dalam Proses Pengadaan
Catur juga menyatakan bahwa pihaknya menduga ada permainan dalam proses pengadaan yang melibatkan oknum tertentu. “Ini bukan sekadar soal anggaran, tapi juga soal keselamatan pengguna jalan dan hak rakyat atas infrastruktur yang berkualitas,” tutupnya.
Dengan demikian, Pospera Purwakarta mendesak agar pihak berwenang melakukan investigasi menyeluruh terhadap dugaan kejanggalan ini dan mengambil tindakan tegas jika terbukti ada pelanggaran.
(Boy)

