Pendidikan

Kadisdik Purwakarta Buka Expo Pendidikan Kesetaraan, Wujudkan Merdeka Belajar

Purwakarta, JER – Kabupaten Purwakarta – Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta menggelar Expo Pendidikan Kesetaraan Tahun 2025, yang dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Sadiyah, M.Pd. Kegiatan ini diikuti oleh 38 PKBM se-Kabupaten Purwakarta dan bertujuan meningkatkan kualitas keterampilan peserta didik serta memperluas akses pendidikan non formal bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Sadiyah menekankan bahwa pelaksanaan kegiatan ini sangat penting sebagai bagian dari edukasi masyarakat mengenai keberadaan pendidikan non formal sekaligus sebagai bagian dari penanganan anak putus sekolah. “Masyarakat perlu memahami bahwa pendidikan non formal memiliki peran yang sama pentingnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk program kesetaraan Paket A, B, dan C secara gratis agar tidak ada lagi anak di Purwakarta yang putus sekolah,” ujar Sadiyah.

Sadiyah juga menyampaikan bahwa menjelang akhir tahun 2025 masih terdapat sekitar 1.000 anak di Kabupaten Purwakarta yang belum mengakses pendidikan, sehingga sinergitas dengan berbagai lembaga termasuk dengan para camat dan pihak terkait merupakan langkah strategis untuk menekan angka putus sekolah.

Kabid PAUD dan PNF, Tanti Rozida, S.Sos, menjelaskan bahwa Expo Pendidikan Kesetaraan Tahun 2025 mengusung tema “Merdeka Belajar, Mandiri Berkarya.” Menurut Tanti, tema tersebut mencerminkan semangat kemandirian belajar dan kreativitas peserta didik yang diharapkan mampu menjadi solusi pendidikan alternatif bagi masyarakat.

Expo Pendidikan Kesetaraan 2025 diikuti oleh 28 PKBM, 1 SKB dan 9 lembaga pelatihan khusus (LPK), dengan melibatkan peserta didik kesetaraan untuk menampilkan hasil karya dan produk keterampilan mereka. Selain itu, panitia juga menyelenggarakan lomba stand terbaik yang dinilai oleh juri profesional dengan hadiah total puluhan juta rupiah.

Kegiatan ini mendapat antusiasme masyarakat dan menjadi salah satu ruang apresiasi bagi peserta didik pendidikan kesetaraan untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, serta kesiapan bersaing di dunia usaha maupun kerja.

(Boy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

RSS
Follow by Email
Telegram
WhatsApp
Tiktok
URL has been copied successfully!