Jabar

FS-MT Al-Jabbar Susun Program Strategis, Fokus Perkuat Dakwah dan Pemberdayaan Umat

BANDUNG — Forum Silaturahmi Majelis Taklim Masjid Raya Al-Jabbar (FS-MT Al-Jabbar) mulai mematangkan langkah organisasi untuk periode 2026–2028. Tidak hanya menyusun tata kelola internal, forum tersebut juga merancang sejumlah program yang diarahkan pada penguatan dakwah, pendidikan, sosial hingga pemberdayaan ekonomi umat.

Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Kerja Perdana sekaligus pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) FS-MT Al-Jabbar yang digelar di kawasan Masjid Raya Al-Jabbar, Gedebage, Kota Bandung.

Rapat dipimpin Ketua FS-MT Al-Jabbar, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, S.Th., M.Pd., yang akrab disapa Teh Ifa. Dalam forum tersebut, jajaran pengurus menyepakati kerangka AD/ART sekaligus menyusun arah program kerja strategis organisasi untuk dua tahun ke depan.

Teh Ifa mengatakan, rapat kerja perdana menjadi momentum penting untuk memastikan FS-MT Al-Jabbar memiliki arah gerak yang jelas dan mampu memberikan manfaat nyata bagi majelis taklim di Jawa Barat.

Menurutnya, keberadaan forum tersebut bukan sekadar menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga diharapkan mampu menjadi ruang pembinaan, pemersatu sekaligus pemberdayaan bagi majelis taklim.

“Alhamdulillah, berkat semangat, arahan dari Ketua Umum DKM Masjid Raya Al-Jabbar, serta soliditas seluruh pengurus, kita dapat menyelesaikan penyusunan pedoman organisasi dan program kerja,” ujar Teh Ifa.

Ia menambahkan, program yang dirancang akan diarahkan pada penguatan nilai-nilai keislaman yang moderat, edukatif, mandiri dan berakhlakul karimah, dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Ahlus Sunnah Wal Jamaah.

Menariknya, program kerja FS-MT Al-Jabbar tidak hanya berkutat pada bidang pendidikan dan dakwah. Organisasi juga memasukkan aspek sosial, ekonomi dan peningkatan kapasitas sumber daya umat sebagai bagian penting dari agenda periode 2026–2028.

Di bidang pendidikan dan dakwah, FS-MT Al-Jabbar akan mendorong kajian rutin bulanan, kelas tahsin dan tahfiz, serta program pesantren kilat.

Sementara di bidang sosial dan budaya, sejumlah kegiatan yang disiapkan di antaranya pembagian paket Jumat Berkah, santunan bagi anak yatim dan dhuafa, serta pengembangan dan apresiasi terhadap seni budaya Islam Sunda.

Perhatian terhadap kemandirian ekonomi umat juga menjadi salah satu agenda. FS-MT Al-Jabbar merencanakan pembinaan UMKM bagi jemaah, pelatihan kewirausahaan berbasis syariah, penyelenggaraan bazar hingga penjajakan pembentukan koperasi atau BMT FS-MT.

Pada bidang hubungan masyarakat, pengurus akan mengoptimalkan media sosial sebagai sarana publikasi dan dakwah, termasuk pengembangan konten dakwah secara streaming. Upaya tersebut sekaligus diharapkan dapat memperluas jejaring silaturahmi antar-majelis taklim di Jawa Barat.

Sedangkan bidang Pengembangan Sumber Daya Umat (PSDU) akan diarahkan pada peningkatan kapasitas kader, antara lain melalui pelatihan menjadi master of ceremony (MC) dan moderator, sekaligus pembenahan administrasi keanggotaan organisasi.

Teh Ifa berharap seluruh program yang telah dirumuskan tidak berhenti sebatas dokumen hasil rapat kerja. Ia mengajak seluruh pengurus untuk menjalankan amanah tersebut secara konsisten dengan semangat kebersamaan.

“Semoga seluruh jajaran pengurus dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh keikhlasan dan komitmen, sehingga FS-MT Al-Jabbar benar-benar dapat memberikan kemaslahatan dan keberkahan bagi masyarakat Jawa Barat,” pungkasnya.

(Boy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

RSS
Follow by Email
Telegram
WhatsApp
Tiktok
URL has been copied successfully!