dr. Evi Yusrari dan Abang Ijo Ungkap Kisah Emak Tangguh di Purwakarta
JERnews- Selama 22 tahun, seorang ibu di Purwakarta menjalani hidup dalam sunyi perjuangan. Ia mengorbankan waktu, tenaga, bahkan mimpi-mimpinya demi merawat sang anak yang hanya bisa terbaring lemah di rumah sederhana mereka.
Di balik wajah lelahnya, Emak itu tetap bertahan menjadi “napas” bagi anak tercintanya. Namun kini, cobaan hidup kembali datang. Di usia yang tak lagi muda, ia harus merawat dua orang tercinta seorang diri.
Kisah pilu tersebut viral setelah dibagikan oleh dr. Eviyusrari bersama Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, melalui unggahan video di media sosial mereka.
Beban Bertambah di Pundak yang Mulai Renta
Dalam video yang beredar, tampak kondisi rumah sederhana yang penuh keterbatasan. Di tempat itulah, Emak menghabiskan hari-harinya merawat keluarga dengan penuh kasih sayang.
“22 tahun bukanlah waktu yang singkat. Selama itu pula, seorang ibu melupakan lelahnya, mengubur mimpinya, demi menjadi ‘napas’ bagi anaknya yang hanya bisa terbaring tak berdaya,” tulis dr. Eviyusrari dalam unggahannya, Minggu, 24 Mei 2026.
Perjuangan itu kini terasa semakin berat. Bukan hanya satu anggota keluarga yang membutuhkan perhatian dan perawatan, tetapi dua orang sekaligus bergantung penuh pada dirinya.
“Bukan cuma satu, tapi dua orang tercinta kini bergantung sepenuhnya pada tangan kecil Emak,” lanjut unggahan tersebut.
Meski tubuhnya mulai renta dan air mata kerap jatuh diam-diam, kasih sayang Emak disebut tak pernah surut sedikit pun. Ia tetap setia menjaga keluarganya, bahkan dalam kondisi hidup yang serba terbatas.
dr. Eviyusrari dan Abang Ijo Turun Langsung
Melihat kondisi tersebut, dr. Eviyusrari bersama Abang Ijo Hapidin turun langsung mendatangi kediaman Emak untuk memberikan dukungan moral sekaligus mengajak masyarakat ikut peduli.
Lewat video yang diunggah di media sosial, keduanya mengingatkan bahwa masih banyak perjuangan sunyi yang terjadi di tengah masyarakat dan membutuhkan uluran tangan bersama.
“Siapkah kita menutup mata melihat perjuangan luar biasa ini sendirian? Mari ulurkan tangan, karena sekecil apa pun bantuan kita sangat berarti untuk menguatkan pundak Emak,” ajak dr. Evi.
Unggahan itu pun mengundang simpati luas dari masyarakat. Banyak warganet mengaku tersentuh dan mendoakan agar Emak diberi kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalani hidupnya yang penuh pengorbanan.
(Boy)

