Figure

Abang Ijo Dengar Aduan Ayah di Purwakarta, Anak Terancam Putus Sekolah karena Sakit Non-Teknis

JERnews – Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, kembali menunjukkan gaya kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat. Melalui unggahan video di akun media sosial pribadinya, Abang Ijo terlihat mendengarkan langsung keluhan seorang ayah yang anaknya terancam putus sekolah akibat mengalami sakit non-teknis.

Dalam video yang diunggah pada Sabtu siang itu, tampak Abang Ijo duduk bersama seorang pria dan anak perempuannya yang mengenakan hijab hitam di sebuah sofa. Pada tayangan tersebut juga muncul tulisan: “ABANG IJO MENDENGAR, MEMFASILITASI DAN MENJEMBATANI MENCARI SOLUSI”.

Melalui keterangan unggahannya, Abang Ijo menuliskan, “Mendengar aduan masyarakat masalah anaknya yang tidak bisa melanjutkan sekolah karna sakit non teknis #abangijohapidin”.

Istilah “sakit non-teknis” sendiri umumnya merujuk pada gangguan yang tidak berkaitan dengan kondisi fisik medis, seperti persoalan psikologis, trauma, atau hambatan mental tertentu yang membuat seseorang kesulitan menjalani aktivitas normal, termasuk mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Merespons aduan tersebut, Abang Ijo langsung mengambil langkah fasilitasi dengan mencoba menjembatani komunikasi demi mencari solusi terbaik bagi sang anak.

Meski belum dijelaskan secara rinci bentuk penanganan yang akan dilakukan, pendekatan humanis yang ditunjukkan mendapat apresiasi dari masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, unggahan tersebut telah mendapat puluhan tanda suka dan dibagikan oleh sejumlah warganet yang menilai langkah Abang Ijo sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap persoalan warga.

Langkah itu juga sejalan dengan gaya kepemimpinan Abang Ijo yang selama ini dikenal aktif turun langsung ke masyarakat untuk menyerap aspirasi. Media sosial pun kerap ia gunakan sebagai sarana pengaduan warga sekaligus dokumentasi aktivitas pelayanan publik.

Kasus ini kembali menjadi perhatian publik mengenai pentingnya pendampingan bagi siswa dengan kebutuhan khusus, termasuk mereka yang mengalami kendala non-teknis dalam proses pendidikan.

Masyarakat kini menanti tindak lanjut konkret dari Pemerintah Kabupaten Purwakarta agar anak tersebut dapat kembali memperoleh hak pendidikannya.

(Boy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

RSS
Follow by Email
Telegram
WhatsApp
Tiktok
URL has been copied successfully!