Mahasiswa MPI STAIM Purwakarta Gelar Bedah Buku, Kupas Manajemen Pendidikan Berbasis Teori dan Praktik
JERnews – Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Sekolah Tinggi Agama Islam Al Muhajirin (STAIM) Purwakarta menggelar kegiatan diskusi ilmiah berupa bedah buku berjudul Manajemen Pendidikan dan Pembelajaran (Pendekatan Teori dan Praktik), yang di buka langsung oleh Ketua STAIM Purwakarta H. Deden Saepudin, M.Hum., Sabtu (25/7/2026), di Cafe AKAZ, Cirende, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta.
Kegiatan ini menjadi ruang akademik bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai tata kelola pendidikan dan strategi pembelajaran yang efektif, sekaligus berdialog langsung dengan para penulis buku.
Hadir sebagai narasumber sekaligus penulis buku, Dr. H. Amit Saepul Malik, M.Pd.I. dan Dr. Usep Setiawan, M.Pd.I. Keduanya memaparkan berbagai konsep manajemen pendidikan yang dipadukan dengan pengalaman praktis di lapangan sehingga diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa, pendidik, maupun pengelola lembaga pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. H. Amit Saepul Malik, M.Pd.I., yang juga merupakan dosen pengampu mata kuliah Manajemen Pendidikan Islam di STAIM Purwakarta, menyampaikan bahwa buku tersebut lahir dari kebutuhan akan referensi yang tidak hanya membahas teori, tetapi juga memberikan contoh penerapan nyata di dunia pendidikan.
“Buku ini kami susun sebagai ikhtiar untuk menghadirkan referensi yang komprehensif bagi mahasiswa, guru, kepala sekolah, dan praktisi pendidikan. Harapannya, pembaca tidak hanya memahami konsep manajemen pendidikan secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam praktik pengelolaan lembaga pendidikan agar lebih efektif, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujar Dr. H. Amit.
Ia menambahkan, kegiatan bedah buku seperti ini merupakan budaya akademik yang perlu terus dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi. Selain meningkatkan minat baca dan menulis, forum ilmiah juga menjadi wadah bertukar gagasan serta melatih kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
Sementara itu, para peserta terlihat antusias mengikuti jalannya diskusi. Berbagai pertanyaan mengenai kepemimpinan pendidikan, pengelolaan pembelajaran, hingga tantangan pendidikan di era digital mengemuka dalam sesi tanya jawab.
Melalui kegiatan ini, STAIM Al Muhajirin Purwakarta berharap dapat terus mendorong lahirnya budaya literasi dan tradisi akademik yang kuat, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan Islam yang mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
(Boy)

