Dua Ton Hasil Mengumpulkan Karnaval “Ngarak Beas Perelek”
PURWAKARTA– Sekitar dua ton hasil mengumpulkan dari Karnaval ‘Ngarak Beas Perelek’ dalam rangkaian Hari Jadi Purwakarta ke 186 dan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke 49 yang merupakan simbol dari pengamalan Sila Kedua Pancasila selain mendapat Piagam MURI .
Perhelatan yang digagas Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi tersebut, bertujuan selain untuk menumbuhkan rasa empati antar sesama juga untuk lebih meningkatkan kesadaran masyatakat dalam melestrikan tradisi leluhur yang sekarang sudah mulai ditinggalkan.
Beras berkualitas medium yang dibawa puluhan ribu peserta karnaval dalam ruas bambu, berhasil dikumpulkan panitia sekitar dua ton untuk kemudian akan dibagikan kepada warga masyarakat yang membutuhkan atau para penerima manfaat.
Kabid Informasi dan Komunikasi Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta Hendra Fadly di kantornya, Selasa (8/8) mengatakan, pihaknya menerima informasi beras yang berhasil dikumpulkan dalam karnaval tersebut banyaknya sekitar dua ton.
Gagasan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi yang meluncurkan program gerakan Beras Perelek, terang Hendra Fadly, merupakan ikhtiar pemerintah untuk meringankan beban warga yang kekurangan bahan pokok beras. Sehingga dapat dibantu dari beras perelek tersebut.
Bupati juga mentargetkan, dengan adanya program tersebut kedepan tidak ada lagi warga yang mengkonsumsi beras subsidi Rastra.
Sebab warga terkategori kurang sejahtera akan terbantu dengan adanya Beras Perelek dan tidak perlu lagi membeli beras subsidi.(Tebe)

