Pendidikan

Semangat Kebangsaan dan Persatuan Isi HUT ke-80 RI di Al-Muhajirin

Purwakarta – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Yayasan Al-Muhajirin mengajak seluruh masyarakat untuk meneguhkan semangat kebangsaan, persatuan, dan kedaulatan bangsa. Ketua Yayasan Al-Muhajirin sekaligus Ketua LP Ma’arif NU Jawa Barat, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd., menekankan pentingnya menjaga warisan kemerdekaan sebagai landasan menuju masa depan yang lebih bermartabat.

Makna Kemerdekaan dan Tanggung Jawab Kolektif

Menurut Dr. Ifa Faizah Rohmah, kemerdekaan bukan hanya berarti bebas dari penjajahan, tetapi juga tanggung jawab kolektif untuk mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa, yaitu menghadirkan Indonesia yang adil, makmur, dan membawa rahmat bagi semesta. Generasi saat ini harus memaknai kemerdekaan dengan kerja nyata, yaitu berperan aktif dalam pembangunan bangsa ¹.

Peran Santri dalam Kemerdekaan

Dr. Ifa Faizah Rohmah juga menekankan peran penting santri dalam meraih dan menjaga kemerdekaan. Pendidikan yang berlandaskan iman, ilmu, dan amal akan melahirkan generasi tangguh yang mampu mengisi kemerdekaan dengan karya-karya terbaik. Santri sejak dahulu merupakan garda terdepan dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa.

Semangat Persatuan

Semangat persatuan merupakan kunci keberhasilan bangsa Indonesia dalam menjaga kedaulatan dan menghadapi tantangan ke depan. Dr. Ifa Faizah Rohmah menekankan bahwa Indonesia hanya akan berdiri tegak jika rakyatnya bersatu menjaga kedaulatan. Dengan semangat “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, Yayasan Al-Muhajirin berkomitmen untuk terus ) dalam pembangunan bangsa dan memajukan masyarakat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

RSS
Follow by Email
Telegram
WhatsApp
Tiktok
URL has been copied successfully!