Melalui Bintek Diharapkan Ormas Dapat Pengetahuan dan Ketrampilan yang di Perlukan
Purwakarta, JER. – Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Purwakarta
Drs. H. Mohamad Ramdhan, M.Si.
mengatakan, melalui bimtek ini, Ormas dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif dan harmonis.
Hal itu dikatakannya saat acara Bimbingan Tennis Kemasyarakatan di Aula Kesbangpol Purwakarta, belum lama ini.
Ia mengharapkannya, mudah-mudahan Ormas di Purwakarta dapat menjalankan tugasnya drngan baik dan memberikan kontribusi bagi masyarakat
Karena hibah Ormas di tiadakan, katanya kami belum bisa memberikan bantuan hibah kepada rekan-rekan ormas sekalian. Mudah-mudahan kedepannya pemerintah dapat mempertimbangkan kembali kebijakan ini dan kami dapat kembali memberikan dukungan kepada ormas untuk kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan demikian, katanya Ormas dapat terus berperan aktif dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Terimakasih pada teman ormas pada pagi hari ini sudah bersedia hadir dan berpartisipasi aktif dalam acara ini. Kehadiran dan kontribusi kalian sangat berarti bagi kami dan semoga diskusi serta sharing yang kita lakukan dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat. Mari kita terus bersinergi dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
*D. Pemaparan Narasumber:*
1). Kompol Dr. H. Iwan Rasiwan, SH., MH (Kabag Perencanaan Polres Purwakakarta)
Sebagai wadah aspirasi, ormas adalah wadah penyalur aspirasi dan kepentingan masyarakat. Berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara rakyat dan pemerintah.
Status legal harus berbadan hukum dan terdaftar resmi. Memerlukan pengakuan negara untuk beroperasi secara sah.
Tujuan Dibentuknya Ormas:
1. Sebagai aspirasi, untuk menyalurkan kepentingan sosial.
2. Partisipasi, seperti ikut pembangunan nasional.
3. Kesejahteraan, yaitu untuk meningkatkan hidup masyarakat.
Fungsi Utama Ormas:
1. Sebagai penyalur aspirasi, ormas dapat menampung suara anggota dan masyarakat.
2. Sebagai pembinaan anggota, ormas dapat mengembangkan kapasitas dan keterampilan.
3. Sebagai advokasi kebijakan, ormas dapat mempengaruhi kebijakan publik yang adil.
Ormas sebagai Mitra Strategis Pemerintah
1. Penanganan Pandemi. Seperti kolaborasi dalam mengatasi covid-19 dengan kontribusi lebih dari 30% membantu distribusi bantuan dan edukasi kesehatan masyarakat.
2. Pembangunan Lingkungan, contohnya seperti penggerak program pembangunan lingkungan hidup berkelanjutan.
3. Advokasi Sosial. Mengadvokasi isu-isu penting seperti pendidikan dan kesehatan. memperjuangkan akses layanan publik yang berkualitas.
Peran Ormas dalam Pemberdayaan masyarakat
1. Pelatihan keterampilan, melatih keterampilan warga dan memberikan akses modal usaha. Menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat.
2. Pendampingan sosial. Mendampingi proses ijtihad dan mediasi sosial, menyelesaikan konflik dengan pendekatan kearifan lokal.
3. Agen perubahan. Menjadi pendorong perubahan positif di masyarakat. menginspirasi transformasi sosial yang berkelanjutan.
Peran Ormas dalam Demokrasi Inklusif
1. Mendukung proses demokrasi yang melibatkam seluruh lapisan masyarakat secara aktif.
2. Membantu jalannya pemerintahan dan penanganan kritis nasional dan efektif
3. Mewujudkan toleransi, keragaman dan inklusivitas dalam kehidupan berbangsa.
Larangan Umum Bagi Ormas:
1. Tidak boleh bertentangan dengan Pqncasila. Dilarang melakukan kegiatan yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945
2. Tidak boleh menggunakan kekerasan, merusak fasilitas umum atau tindak pidana
3. Dilarang menyebarkan kebencian, intoleransi dan disintegrasi bangsa.
Larangan Khusus Sesuai Peraturan:
1. Dilarang menerima dana dari luar negeri tanpa izin pemerintah resmi
2. Dilarang melakukan propaganda SARA dan aksi intoleransi terhadap kelompok lain
3. Tidak boleh membentuk milisi atau organisasi bersenjata ilegal.
Sanksi bagi Pelanggaran Ormas:
1. Teguran lisan dan tertulis dari pemerintah
2. pembekuan sementara kegiatan organisasi
3. Pencabutan status dan pembubaran total
Tantangan dan Harapan untuk Ormas:
1. Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas organisasi kepada publik
2. Optimalisasi peran dalam proses pendewasaan demokrasi Indonesia
3. Menghindari politisasi, intoleransi dan radikalisme yang merusak.
2). Witopo (Pasi Intel Kodim 0619/Purwakarta)
Ormas adalah organisasi yang didirikan dan dibentuk oleh masyarakat secara sukarela berdasarkan kesamaan aspirasi, kehendak, kebutuhan, kepentingan, kegiatan dan tujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan demi tercapainya tujuan NKRI yang berdasarkan pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Tujuan di bentuknya ormas
1. Meningkatkan partisipasi dan keberdayaan masyarakat.
2. Memberikan pelayanan kepada masyarakat.
3. Menjaga nilai agama dan kepercayaan terhadap Tuhan YME.
4. Melestarikan dan memelihara norma, nilai, moral, etika dan budaya hidup dalam masyarakat.
5. Melestarikan sumber daya alam dan lingkungan hidup.
6. Mengembangkan kesetiakawanan sosial, gotong royong dan toleransi dalam kehidupan masyarakat.
7. Menjaga, memelihara dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
8. Mewujudkan tujuan negara.
Peran Ormas dalam Lingkungan Masyarakat:
A. Peran Sosial
1. menyuarakan aspirasi masyarakat. ormas menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, menyampaikan aspirasi,
keluhan, serta kebutuhan warga secara kolektif.
2. meningkatkan solidaritas sosial. ormas berperan dalam membangun kebersamaan dan gotong royong melalui giat sosial, seperti kerja bakti, bantuan bencana, santunan yatim dll
B. Peran Pendidikan dan Penyadaran
1. meningkatkan kesadaran hukum dan politik. ormas turut mensosialisasikan pentingnya taat hukum, hak-hak sipil, serta mendorong partisipasi aktif dalam demokrasi seperti pemilu atau musdes.
2. pendidikan non formal. dengan mengadakan pelatihan keterampilan, pendidikan keagamaan, literasi, serta program pembinaan pemuda dan perempuan.
C. Peran Ekonomi
1. pemberdayaan masyarakat melalui koperasi, pelatihan UMKM atau bantuan permodalan. ormas membantu masyarakat mandiri secara ekonomi.
2. kemitraan dengan dunia usaha dengan menjalin kerjasama dengan pelaku usaha untuk membuka lapangan kerja atau pelatihan vokasi.
D. Peran Pengawasan dan Kontrol Sosial
1. mengawasi kebijakan publik. ormas dapat melakukan advokasi, kritik dan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah agar tetap pro rakyat dan tidak melanggar hak warga.
2. pencegahan konflik dan radikalisme. ormas bisa berperan dalam mediasi konflik sosial, mencegah penyebaran paham ekstrim, serta membangun toleransi antar warga.
E. Peran Lingkungan Hidup
1. Kampanye peduli lingkungan seperti penghijauan, pengelolaan sampahdan pelestarian sumber daya alam.
2. edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan, kesehatan lingkungan dan perubahan iklim.
Kewajiban Ormas:
1. Melaksanakan giat sesuai tujuan organisasi
2. Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan NKRI
3. Memelihara nilai agama, budaya, moral etika dan norma kesusilaan serta memberikan manfaat untuk masyarakat
4. Menjaga ketertiban umum & terciptanya kedamaian dalam masyarakat
5. Melakukan pengelolaan keuangan secara transparan dan akuntabel
6. Berpartisipasi dalam pencapaian tujuan negara
Kesimpulan:
-Ormas memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dan kekuatan sosial dalam membangun masyarakat yang adil, mandiri dan sejahtera.
Peran ini harus dijalankan dengan profesionalisme, kejujuran serta mengutamakan kepentingan umum. Apabila ormas akan melaksanakan silaturahmi/audiensi ke instansi pemerintah, agar ditujukan kepada kesbangpol, sehingga kesbangpol yang akan memfasilitasi giat tsb.
3). Dr. Martha Parulina Berliana, S.H., M.H. ( Kepala Kejaksaan RI Purwakakarta)
Organisai Masyarakat
terdiri dari individu-individu yang bergabung dalam kelompok sosial yang menjadi masyarakat.
Masyarakat, untuk mencapai tujuan tertentu menggunakan sarana organisasi yang berfungsi sebagai sarana untuk menyalurkan kegiatan, pembinaan anggota dan penyaluran aspirasi masyarakat.
Mengapa Masyarakat Butuh Organisas
1. Sebagai pemberdayaan
2. potensi yang dimiliki oleh individu sesuai dengan bakat dan kompetensinya.
2. Sebagai sarana optimalisasi fungsi pada masing-masing individu dalam bidang tertentu.
3. Merupakan media kerjasama dan hubungan peran yang harus dilakukan oleh masing-masing individu.
Mengapa diperlukan Organisasi dalam Lingkungan Kemasyarakatan
1. Berorganisasi memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat.
2. Dengan berorganisasi, mental kepemimpinan akan terbentuk.
3. Melatih diri untuk dapat mengeksekusi keputusan.
Ormas Penting Karena Peran
1. Peningkatan partisipasi masyarakat
2. Pemenuhan kebutuhan masyarakat
3. Perlindungan norma dan nilai
4. Pengembangan kesetiakawanan
5. Keamanan dan ketertiban
6. Penggerak bela negara
7. Peningkatan keberdayaan
8. Pengawasan publik
9. Penyalur aspirasi
10. Peningkatan kualitas hidup
Kehadiran ormas sangat penting dalam mewujudkan masyarakat yang maju, sejahtera dan beradab.
Ormas dapat menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan, sekaligus berperan sebagai penggerak perubahan positif dalam masyarakat.
• Ormas bukan penegak hukum. Ormas tidak dapat melakukan tindakan yang menjadi kewenangan aparat penegak hukum, seperti penyelidikan, penangkapan, penyitaan, penyegelan, pemaksaan dan penggeledahan.
Ormas juga dapat dipidana bila menerima-memberi sumbangan yang bertentangan dengan aturan perundang-undangan, mengumpulkan dana untuk parpol, dan menganut mengembangkan menyebarkan ajaran yang bertentangan dengan pancasila.
• Pencabutan status badan hukum ormas sama artinya dengan pembubaran ormas.
• Sinegritas bersama kejaksaan:
1. Peningkatan partisipasi masyarakat
2. Perlindungan norma dan nilai
3. Pengembangan kesetiakawanan.
4. Peningkatan keberdayaan
5. Pengawasan publik
6. Penyalur aspirasi
7. Peningkatan kualitas hidup (Deski/01)

