ASN Purwakarta Kena “Surat Cinta” ETLE, Om Zein: Jangan Merasa Tak Diawasi!
Purwakarta, JERnews — Penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Kabupaten Purwakarta mulai menunjukkan taringnya.
Bahkan, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) kedapatan melanggar aturan lalu lintas dan harus menerima “surat cinta” dari sistem ETLE.
Pelanggaran tersebut terjadi pada 12 Februari 2026 di Jalan Kapten Halim, di mana pengendara sepeda motor yang diketahui merupakan ASN tidak menggunakan helm saat berkendara.
Menanggapi hal itu, Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, langsung memberikan peringatan tegas kepada seluruh ASN dan masyarakat.
“Ini ada surat ETLE masuk, ada salah satu dari dinas. Jangan dipikir tidak ada yang mengawasi. Sekarang di Purwakarta sudah ada e-tilang, segera diselesaikan,” tegas Om Zein.
Menurutnya, kehadiran ETLE menjadi bukti bahwa pengawasan lalu lintas kini dilakukan secara modern dan tanpa kompromi. Kamera pengawas akan merekam setiap pelanggaran secara otomatis, mulai dari tidak memakai helm, menerobos lampu merah, hingga tidak menggunakan sabuk pengaman.
Om Zein pun mengingatkan bahwa ASN sebagai pelayan publik harus menjadi contoh, bukan justru melanggar aturan.
“ASN harus memberi teladan. Jangan sampai masyarakat lebih tertib daripada aparaturnya,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak menganggap ETLE sebagai ancaman, melainkan sebagai pengingat agar lebih disiplin di jalan.
“Untuk warga Purwakarta, jadilah pengendara yang taat. Sekarang sudah ada ETLE, nanti tahu-tahu ada ‘surat cinta’ sampai ke rumah,” katanya.
Pemerintah berharap, dengan penerapan sistem ini, kesadaran berlalu lintas semakin meningkat sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Purwakarta dapat ditekan.
“Lebih baik tertib dari sekarang, daripada menyesal saat suratnya sudah sampai,” pungkas Om Zein.
(Boy)

