Mukab Kadin Purwakarta Jadi Momentum Kebangkitan, Nama Ricky Syamsul Fauzi Menguat
JERnews – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Purwakarta dinilai terlalu lama berjalan tanpa arah yang kuat akibat kekosongan kepemimpinan definitif. Kondisi ini tidak hanya menjadi persoalan administratif, tetapi juga berdampak pada melemahnya peran strategis organisasi di tengah dinamika ekonomi daerah.
Selama dipimpin oleh pelaksana tugas (caretaker), Kadin Purwakarta dianggap belum maksimal menjalankan fungsinya sebagai wadah pelaku usaha. Padahal, di tengah tantangan ekonomi saat ini, organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi jembatan kepentingan, memperluas jaringan, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Menjelang Musyawarah Kabupaten (Mukab), sorotan terhadap kondisi internal Kadin semakin menguat. Mukab kali ini dinilai tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan harus menjadi momentum kebangkitan organisasi agar lebih relevan dan berdampak nyata.
Sejumlah nama calon ketua mulai bermunculan. Namun, Kadin Purwakarta dinilai membutuhkan figur yang tidak hanya populer, tetapi juga memiliki kapasitas, rekam jejak, serta pemahaman kuat terhadap dunia usaha.
Di antara nama yang mencuat, Ricky Syamsul Fauzi, S.H. menjadi salah satu kandidat yang diperhitungkan. Selain dikenal sebagai pengusaha, Ricky juga memiliki pengalaman memimpin Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Purwakarta periode 2022–2025.
Menanggapi dinamika tersebut, Ricky menyatakan bahwa Kadin harus kembali pada peran utamanya sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
“Ke depan, Kadin tidak boleh hanya menjadi organisasi formalitas. Harus ada gerakan nyata yang dirasakan langsung oleh pelaku usaha, terutama UMKM yang selama ini membutuhkan pendampingan dan akses,” ujar Ricky.
Ia juga menegaskan pentingnya membangun sinergi antara pelaku usaha, pemerintah daerah, dan berbagai stakeholder lainnya.
“Kita butuh kolaborasi yang kuat. Kadin harus menjadi rumah bersama bagi semua pelaku usaha, dari yang kecil sampai besar. Kalau diberi amanah, saya siap mendorong Kadin lebih progresif dan adaptif terhadap perubahan,” katanya.
Ricky menilai, kepercayaan pelaku usaha terhadap Kadin perlu dikembalikan melalui program kerja yang konkret dan terukur, bukan sekadar wacana.
Sementara itu, dinamika organisasi pengusaha di Purwakarta juga dipengaruhi oleh peran HIPMI di bawah kepemimpinan Arif Rachman Firdaus sebagai Ketua BPC HIPMI Purwakarta, yang dinilai mampu menghadirkan energi baru di kalangan pengusaha muda.
Meski demikian, tantangan yang akan dihadapi ke depan tidaklah ringan. Ketua Kadin terpilih nantinya akan memikul tanggung jawab besar untuk menghidupkan kembali peran organisasi serta menjadikannya lebih inklusif dan berdampak luas.
Mukab mendatang pun menjadi penentu arah baru Kadin Purwakarta. Jika hanya melahirkan pemimpin tanpa visi dan keberanian, stagnasi dikhawatirkan akan terus berulang. Namun sebaliknya, jika mampu menghadirkan figur yang tepat, peluang kebangkitan organisasi terbuka lebar.
Di tengah harapan tersebut, Ricky Syamsul Fauzi kini menjadi salah satu figur yang digadang-gadang mampu membawa perubahan. Semua akan ditentukan dalam Mukab Kadin Purwakarta yang akan datang.
(Boy)

