“Sidak Abang Ijo” Bongkar Dugaan Penyelewengan Dana Bansos di Desa Cirangkong
JERnews – Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, turun langsung mengusut dugaan penyelewengan dana bantuan sosial di Desa Cirangkong. Dalam unggahan video sidak terbarunya, Abang Ijo menyoroti adanya kejanggalan data penerima manfaat yang diduga tidak sinkron antara laporan pihak desa dan pengakuan warga.
Dugaan penyelewengan tersebut mencuat saat Abang Ijo melakukan inspeksi mendadak ke lapangan. Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @abangijo.hapidin
Dalam tayangan video itu, Abang Ijo menyampaikan :
“KOK BISA BELUM NGECEK DATA PENERIMA MANFAAT PIHAK DESA NGOMONG KE MASYARAKAT DIKALA ADA PEMERIKSAAN DARI DINSOS, MASYARAKAT DISURUH MENGAKU SUDAH 4 KALI MENERIMA??? SEDANGKAN MASYARAKAT BARU DAPAT 2 KALI???”
Dari hasil sidak tersebut, terdapat sejumlah fakta yang menjadi sorotan. Data dari pihak desa disebut menyatakan warga telah menerima bantuan sosial sebanyak empat kali. Namun, sejumlah warga mengaku baru menerima bantuan sebanyak dua kali.
Tak hanya itu, muncul pula dugaan adanya pengondisian terhadap masyarakat agar memberikan keterangan tertentu saat pemeriksaan dari Dinas Sosial dilakukan.
Temuan itu langsung mendapat perhatian serius dari Abang Ijo.
Dalam tayangan “Sidak Abang Ijo”, Wabup Purwakarta tampak meminta klarifikasi secara langsung kepada pihak terkait. Ia menegaskan tidak akan mentolerir praktik yang merugikan masyarakat kecil.
“Apa yang akang sampaikan…” ucapnya dalam video, saat proses klarifikasi berlangsung.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Abang Ijo menyatakan akan menelusuri data penerima manfaat secara menyeluruh. Ia juga meminta Dinas Sosial dan Inspektorat Kabupaten Purwakarta melakukan audit investigasi terhadap penyaluran bansos di Desa Cirangkong.
Jika nantinya ditemukan adanya pelanggaran atau penyelewengan, ia memastikan akan ada sanksi tegas sesuai aturan hukum yang berlaku.
Kasus ini menambah daftar pengawasan ketat Pemerintah Kabupaten Purwakarta terhadap penyaluran bantuan sosial. Abang Ijo juga mengimbau masyarakat agar tidak takut melapor apabila menemukan dugaan penyimpangan serupa di lingkungan masing-masing.
(Boy)

