Bansos Desa Cirangkong Disorot, Warga Bongkar Dugaan Penyelewengan ke Abang Ijo
JERnews – Dugaan penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) di Desa Cirangkong mulai mencuat ke permukaan. Keluhan warga yang sebelumnya hanya beredar dari mulut ke mulut, kini disampaikan langsung kepada Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin.
Dalam pertemuan yang berlangsung di “rumah aspirasi”, Abang Ijo menerima warga tanpa sekat formalitas. Namun di balik suasana santai tersebut, warga menyampaikan persoalan serius terkait dugaan ketidaksesuaian penyaluran bansos di desanya.
Beberapa warga mengaku adanya indikasi data penerimaan bantuan yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Bahkan, muncul dugaan adanya oknum yang diduga memainkan distribusi bansos, sehingga memicu keresahan di tengah masyarakat.
Sorotan juga datang dari warganet yang ikut menanggapi persoalan ini. Salah satu komentar menyebut, praktik serupa diduga tidak hanya terjadi di satu wilayah, melainkan berpotensi terjadi di desa lain.
Menanggapi hal tersebut, Abang Ijo menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap setiap laporan masyarakat. Ia juga mengapresiasi keberanian warga Desa Cirangkong yang mulai bersuara atas dugaan yang terjadi.
“Saya sangat mengapresiasi masyarakat yang berani melaporkan. Ini bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan penggunaan anggaran,” ujarnya.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa setiap tudingan harus disertai bukti yang kuat. Menurutnya, laporan tanpa dasar yang jelas justru berpotensi menimbulkan fitnah.
“Silakan laporkan, tapi harus ada bukti. Jangan sampai ini menjadi fitnah yang merugikan pihak lain. Semua harus bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Abang Ijo juga memastikan bahwa jika ditemukan pelanggaran, pemerintah daerah tidak akan tinggal diam. Penelusuran akan dilakukan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.
Kasus dugaan penyelewengan bansos ini menjadi pengingat bahwa transparansi dan akuntabilitas di tingkat desa bukan sekadar tuntutan, melainkan keharusan.
Di tengah meningkatnya keberanian masyarakat untuk bersuara, publik kini menunggu langkah nyata: akankah dugaan ini diusut tuntas, atau kembali tenggelam tanpa kejelasan?
Sampai berita ini di terbitkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintahan desa Cirangkong.
(Boy)

