Purwakarta

65 Pria Yang Diduga Preman Diamankan Polres Purwakarta.

PURWAKARTA- 65 pria yang diduga preman diamankan oleh jajaran Polres Purwakarta. 65 preman itu dianggap meresahkan warga sekitar.

Kapolres Purwakarta AKBP Dedy Tabrani S.I.K M.Si mengatakan, dalam rangka meminimalisir aksi premanisme dan pungutan liar (pungli) di wilayah hukum Polres Purwakarta, termasuk dalam menghadapi Operasi Lilin dan sesuai instruksi Kapolri, pihaknya menggelar Operasi Premanisme, sepekan terakhir.

“Melalui operasi tersebut kami berhasil menjaring 65 orang yang berasal dari 17 Kecamatan di Purwakarta. Ini juga berkat kesigapan seluruh jajaran Polsek di Purwakarta,” ujarnya saat menggelar Press Release Operasi Premanisme yang digelar di Aula Pengabdian Mapolres Purwakarta, Senin (11/12).

Kapolres menyebutkan, ke-65 orang tersebut meresahkan masyarakat karena melakukan pungutan liar, pemerasan, bahkan ada yang menggunakan senjata tajam (sajam).

“Sebagai tindakan awal, ke-65 orang ini akan didata dan dilakukan pembinaan. Khusus bagi yang menggunakan sajam, akan dikenakan UU darurat dengan ancaman 5 tahun. Sementara untuk pelaku di bawah umur, akan dilakukan tindakan diversi dan akan dikembalikan kepada orangtua,” kata Kapolres.

Dirinya juga menyebutkan, kasus paling banyak adalah pungutan liar dan terjadi di wilayah Kecamatan Purwakarta.

“Modusnya meminta paksa kepada supir truk yang melintas atau istilahnya uang ngebul. Ada juga yang meminta biaya parkir secara paksa, dan pemerasan kepada masyarakat umum, dan lainnya. Pelaku kebanyakan warga lokal,” ujarnya.

Kapolres juga menyebutkan, tindakan premanisme tersebut sudah sampai pada tingkat meresahkan warga.

“Ini terbukti dari banyaknya kejadian di hampir semua Polsek. Ada pun barang bukti yang berhasil dikumpulkan di antaranya, gear, karcis, dan uang sejumlah Rp1 jutaan,” ucapnya.(Gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

RSS
Follow by Email
Telegram
WhatsApp
Tiktok
URL has been copied successfully!