Bupati Purwakarta Tidak Tolerir Pekerjaan Asal-Asalan: “Saya Minta Bongkar Jika Tidak Sesuai Spek
PURWAKARTA, JER – Dalam langkah tegas untuk memastikan kualitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Purwakarta, Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein, mengumpulkan seluruh pengawas proyek pembangunan dari berbagai sektor pada Kamis (16/10). Pertemuan yang berlangsung di Aula Janaka ini menjadi momentum penting bagi Om Zein untuk menyampaikan komitmennya terhadap kualitas pembangunan.
Dengan nada keras, Om Zein menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi pekerjaan yang asal-asalan. Ia menekankan bahwa seluruh pembangunan harus sesuai dengan spesifikasi (spek) yang telah ditetapkan. “Kalau saya temukan ada bangunan yang tidak sesuai spek, saya minta bongkar. Dan ingat, tidak akan ada pencairan anggaran sebelum diperiksa oleh Inspektorat,” tegas Om Zein di hadapan para pengawas proyek.
Om Zein juga mengingatkan bahwa dana pembangunan yang digunakan berasal dari berbagai sumber yang dikumpulkan sedikit demi sedikit, termasuk dari retribusi parkir, pajak daerah, dan sumber-sumber legal lainnya. Oleh karena itu, ia menekankan agar penggunaan dana tersebut dilakukan dengan penuh tanggung jawab. “Kita kumpulin dari parkir, dari pajak, dari yang lainnya. Jangan sampai dipakai buat bangun yang asal-asalan. Rakyat berhak dapat hasil yang baik,” katanya.
Selain itu, Om Zein juga menyoroti masalah klasik dalam pembangunan daerah, yakni kualitas proyek yang buruk hingga mengharuskan perbaikan berulang di lokasi yang sama. Hal itu, menurutnya, bukan hanya membuang-buang anggaran, tapi juga menunjukkan lemahnya pengawasan. “Saya tidak mau bolak-balik bangun di tempat yang sama karena hasilnya jelek. Sekali bangun, harus tahan lama, harus bisa dinikmati masyarakat,” tegasnya.
Dengan komitmen yang kuat dan pengawasan yang ketat, Om Zein berharap bahwa pembangunan infrastruktur di Kabupaten Purwakarta dapat berjalan sesuai dengan rencana dan standar kualitas yang telah ditentukan, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(Boy)
