Defisit Anggaran Mengancam, Pemeliharaan Taman Baca di Ciganea jadi Kritikan
Purwakarta, JER – Kabupaten Purwakarta tengah menghadapi potensi defisit anggaran yang memicu kekhawatiran masyarakat. Surat Edaran Bupati Purwakarta Nomor: 100.34/1518-BKAD/2025 menjadi dasar kekhawatiran ini.
Di tengah ancaman defisit, prioritas anggaran menjadi krusial, dengan layanan publik mendasar seharusnya menjadi fokus utama.
Namun, alokasi dana untuk pemeliharaan taman di kawasan Ciganea memicu tanda tanya besar. Sekretaris Pospera Purwakarta, Panuntun Catur Supangkat, mempertanyakan fungsi dua taman di Ciganea yang tetap mendapat kucuran dana perawatan.
“Katanya taman baca, tapi sepi pengunjung. Lalu, buat apa anggaran pemeliharaan itu?” ungkapnya, Senin, (03/11/2025)
Panuntun Catur Supangkat juga menyoroti dugaan adanya praktik korupsi di balik alokasi dana pemeliharaan taman. “Jangan-jangan cuma jadi ‘proyek’ buat oknum pejabat cari untung,” imbuhnya dengan nada geram.
Dalam situasi defisit anggaran, masyarakat berharap pemerintah daerah memprioritaskan anggaran untuk kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur vital. Apakah Pemkab Purwakarta dapat menjawab kekhawatiran masyarakat?
(Boy)

