Figure

Nasib TKW Asal Purwakarta Misterius, Keluarga Minta Bantuan Abang Ijo

JERnews – Harapan keluarga Ibu Iis kini bertumpu kepada pemerintah daerah. Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Purwakarta yang bekerja di luar negeri itu dilaporkan hilang kontak selama hampir satu bulan, membuat keluarga dilanda kecemasan dan terus dihantui ketidakpastian.

Merasa seluruh upaya pencarian yang dilakukan belum membuahkan hasil, keluarga akhirnya meminta bantuan langsung kepada Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin. Pertemuan tersebut diunggah melalui akun Instagram resmi @abangijo.hapidin pada Jumat (11/7/2026).

Dalam video yang beredar, Abang Ijo terlihat duduk lesehan bersama empat anggota keluarga Ibu Iis. Dengan wajah serius, ia mendengarkan satu per satu penjelasan mengenai hilangnya komunikasi dengan Ibu Iis yang bekerja di luar negeri.

“Sudah hampir satu bulan tidak ada kabar berita. Pihak keluarga meminta bantuan untuk mencari tahu keberadaan Ibu Iis yang kerja di luar negeri,” demikian keterangan yang ditampilkan dalam unggahan video tersebut.

Keluarga mengaku telah berusaha mencari informasi melalui berbagai jalur, namun hingga kini belum memperoleh kepastian mengenai kondisi maupun keberadaan Ibu Iis.

Merespons laporan tersebut, Abang Ijo menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh dianggap sepele. Ia memastikan akan segera berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Purwakarta untuk menelusuri data keberangkatan Ibu Iis, sekaligus menjalin komunikasi dengan BP2MI dan Kementerian Luar Negeri guna mempercepat proses penelusuran.

“Ini tidak bisa kita diamkan. Warga kita yang berjuang di luar negeri harus kita pastikan keamanannya. Saya akan koordinasi dengan Disnaker, BP2MI, dan Kementerian Luar Negeri agar keberadaan Ibu Iis bisa segera terlacak,” ujar Abang Ijo.

Ia juga mengimbau masyarakat yang memiliki anggota keluarga bekerja di luar negeri agar memastikan seluruh dokumen dan data keberangkatan tercatat secara resmi melalui Disnakertrans. Menurutnya, kelengkapan data menjadi faktor penting dalam mempercepat proses perlindungan dan penanganan apabila terjadi keadaan darurat.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti keberadaan Ibu Iis. Pihak keluarga berharap pemerintah bersama instansi terkait dapat segera menemukan titik terang, sehingga kecemasan yang mereka rasakan selama hampir sebulan dapat segera berakhir.

(Boy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

RSS
Follow by Email
Telegram
WhatsApp
Tiktok
URL has been copied successfully!