34 Unit Pompa Air Disalurkan ke Petani, Dispangtan Purwakarta Dorong Produktivitas dan Ketahanan Pangan
PURWAKARTA – Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus memperkuat dukungan terhadap sektor pertanian, terutama dalam menghadapi ancaman kekeringan yang dapat mengganggu produktivitas lahan pertanian.
Salah satu langkah konkret dilakukan melalui penyaluran bantuan 34 unit mesin pompa air dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada kelompok tani di 7 kecamatan di Kabupaten Purwakarta.
Bantuan tersebut diserahkan dalam kegiatan yang dihadiri Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein di Lembur Harepan, Kecamatan Pondoksalam, Senin (25/8/2026).
Penyaluran bantuan pompa air ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan petani tetap memiliki akses terhadap sumber air, khususnya ketika menghadapi kondisi musim kemarau.
Melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kabupaten Purwakarta, bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani untuk mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian.
Kepala Dispangtan Kabupaten Purwakarta Hadyanto Purnama, S.Hut., MM., mengatakan bantuan pompa air merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap petani, sekaligus bagian dari upaya menjaga keberlangsungan produksi pertanian.
“Bantuan pompa air ini tentu sangat berarti bagi para petani, terutama dalam menghadapi kondisi kemarau. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan air pertanian, sehingga produktivitas lahan tetap terjaga dan petani tidak terlalu terdampak oleh keterbatasan air,” ujar Hadyanto.
Menurutnya, keberadaan sarana pengairan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesinambungan produksi pertanian. Karena itu, pihaknya mendorong kelompok tani agar dapat mengelola dan memanfaatkan bantuan tersebut secara bersama-sama serta bertanggung jawab.
“Kami dari Dispangtan akan terus mendorong agar bantuan pemerintah benar-benar memberikan manfaat langsung kepada petani. Bukan hanya diterima, tetapi harus dijaga, dipelihara dan digunakan sesuai kebutuhan kelompok tani,” katanya.
Hadyanto juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, kelompok tani, penyuluh pertanian dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi tantangan sektor pertanian.
Sebab, ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan hasil produksi, tetapi juga kemampuan petani mempertahankan produktivitas di tengah berbagai ancaman, termasuk perubahan cuaca dan kekeringan.
Dengan tambahan 34 unit pompa air tersebut, diharapkan akses pengairan bagi lahan pertanian di tujuh kecamatan dapat semakin terbantu. Pada akhirnya, bantuan ini diharapkan mampu menjaga produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Purwakarta.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekda Purwakarta, para Asisten Daerah, kepala dinas/badan, kabag, para camat, serta para ketua dan anggota Poktan/Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se-Kabupaten Purwakarta.
(Boy)

