Sekda Purwakarta Terima Tim Kehutanan, Kajian Perubahan Fungsi Hutan Mulai Dibahas
JERnews – Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Ir. Sri Jaya Midan, M.P., membuka ruang kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dengan menerima kunjungan lapangan Tim Terpadu Kementerian Kehutanan dalam rangka penelitian terkait usulan perubahan fungsi kawasan hutan di wilayah Kabupaten Purwakarta.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Janaka ini menjadi bagian penting dari upaya sinkronisasi kebijakan pengelolaan kawasan hutan agar tetap produktif sekaligus berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Sekda Purwakarta didampingi Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Dicky Darmawan, S.H., M.Hum, serta jajaran perangkat daerah terkait.
Sri Jaya Midan menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Terpadu Kementerian Kehutanan yang hadir untuk melakukan penelitian lapangan di Kabupaten Purwakarta.
Ia menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan kementerian terkait, khususnya dalam pengelolaan aset kehutanan yang produktif, terukur, dan sesuai prosedur yang berlaku.
“Selamat datang kepada Tim Terpadu Kementerian Kehutanan di Kabupaten Purwakarta. Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan kawasan hutan yang produktif dan berkelanjutan,” ujar Sri Jaya Midan.
Kunjungan lapangan ini menjadi bagian dari rangkaian koordinasi untuk membahas usulan perluasan dan perubahan peruntukan kawasan hutan di Kabupaten Purwakarta.
Pembahasan difokuskan pada upaya memastikan pengelolaan kawasan konservasi dapat berjalan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.
Selain itu, pertemuan di Aula Janaka juga menjadi forum diskusi teknis antara Tim Terpadu Kementerian Kehutanan dan pemerintah daerah mengenai berbagai aspek administrasi, regulasi, serta dampak lingkungan dari perubahan fungsi kawasan hutan yang diusulkan.
Pemerintah Kabupaten Purwakarta berharap hasil penelitian lapangan ini dapat menjadi dasar kebijakan yang tepat dalam pengelolaan kawasan hutan, sehingga mampu mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Kunjungan ini tak sekadar agenda penelitian, tetapi menjadi titik penting dalam merumuskan arah kebijakan kehutanan di Purwakarta—menyatukan kepentingan pembangunan dan kelestarian alam dalam satu langkah yang terukur dan berkelanjutan.
(Boy)

