“Santri Mendunia” Alumni Ponpes Al-Muhajirin Raih Top 1 Best Speaker di Malaysia, Bersiap KKN Internasional di Arab Saudi
JERnews – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar Pesantren Al-Muhajirin. Reihan, alumni MTs dan MA Al-Muhajirin Kampus Pusat, dipercaya menjadi salah satu delegasi dalam kegiatan International Conference Santri Mendunia, sebuah forum internasional yang mempertemukan para santri berprestasi dari berbagai daerah untuk berdiskusi, bertukar gagasan, dan memperkuat jejaring global.
Dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung di Malaysia, Singapura, dan Thailand tersebut, Reihan berhasil mencuri perhatian para peserta dan dewan juri melalui kemampuan berbicara, penguasaan materi, serta penyampaian gagasan yang inspiratif.
Puncaknya, di Kuala Lumpur, Malaysia, Reihan dinobatkan sebagai Top 1 Best Speaker, sebuah penghargaan bergengsi yang menjadi bukti bahwa santri Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional dengan kualitas intelektual, komunikasi, dan karakter yang unggul.
Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Yayasan Al-Muhajirin, sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan pesantren mampu melahirkan generasi yang tidak hanya kuat dalam ilmu keislaman, tetapi juga siap menghadapi tantangan global.
Tak berhenti sampai di situ, Reihan dijadwalkan melanjutkan kiprahnya pada 24 Juli mendatang dengan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Arab Saudi. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Kantor Urusan Haji Jeddah, sebagai bagian dari pengabdian sekaligus penguatan pengalaman internasional.
Keikutsertaan Reihan dalam dua agenda internasional ini diharapkan menjadi inspirasi bagi para santri dan generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi, berani tampil di panggung dunia, serta membawa nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Keluarga besar Pesantren Al-Muhajirin pun menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. Semoga langkah Reihan senantiasa diberi kemudahan, menjadi ladang ilmu dan keberkahan, serta terus mengharumkan nama Al-Muhajirin, Kabupaten Purwakarta, dan Indonesia di mata dunia.
(Boy)

